duniaupload.com
Upload file anda di duniaupload.com, Gratis Coy!
+ Reply to Thread
Results 1 to 7 of 7

Thread: WC 2110: Kualifikasi Zona Amerika

  1. #1
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    4.517
    Thanks
    133
    Thanked 233 in 177 Posts
    Rep Power
    9

    Default WC 2110: Kualifikasi Zona Amerika




    Kok Kartu Merah Lagi, Tevez?

    Jakarta - Entah ada apa dengan Carlos Tevez yang untuk kali kedua secara beruntun menuai kartu merah saat membela Argentina. Itu pula yang sedang ingin dicari tahu Pelatih "Tango" Alfio Basile.

    Menjamu Paraguay di laga kualifikasi Piala Dunia 2010, Argentina kepayahan dan nyaris saja kalah. Sudah tertinggal lebih dulu dari gol bunuh diri Gabriel Heinze di menit 13, mereka juga harus kehilangan Tevez yang diusir di menit 31.

    Wasit Simon Carlos dari Brasil tak punya pilihan untuk memberikan kartu kuning kedua buat Tevez setelah melakukan tekel keras. Kartu pertama diberikan pada menit 17 karena tindakan serupa.

    Partai itu memang berlangsung cukup keras, terbukti dengan empat kartu kuning buat Paraguay dan satu tambahan lain buat Argentina. Namun, tindakan Tevez harus mendapat perhatian serius dari pelatihnya, mengingat penampilan sebelumnya juga berbuah kartu merah dan bikin rekan-rekannya kerepotan menghadapi lawan.

    Pada laga menghadapi Kolombia medio November tahun lalu, Tevez harus meninggalkan lapangan di menit 25. Dia langsung diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran keras.

    Sepeninggal Tevez saat itu, Argentina takluk. Mereka mampu menjebol gawang Kolombia lewat Lionel Messi di menit 36, namun lawan membalas lewat Ruben Bustos (62) dan Dayro Moreno (83).

    "Saya harus bicara dengannya secara pribadi perihal kartu merah-kartu merah ini," tegas Basile yang dikutip Reuters, Minggu (7/9/2008).

    Bermain lagi dengan minus satu pemain lawan Paraguay pun diakuinya sama sekali bukan pekerjaan mudah. Padahal Argentina sedang berupaya keras membenahi penampilan, yang mana di empat pertandingan terakhirnya saat ini sudah berakhir tanpa kemenangan (tiga kali seri dan satu kali kalah).

    "Semuanya serba sulit. Kami nyaris bermain dengan 10 orang sepanjang pertandingan, kiper kami cedera dan kami kebobolan gol bunuh diri. Jadi Anda tak bisa menganalisa pertandingan ini dengan cara normal," keluh dia.

    Referensi : detiksport



  2. #2
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    4.517
    Thanks
    133
    Thanked 233 in 177 Posts
    Rep Power
    9

    Default




    Bekap Cili 3-0, Brasil Geser Argentina

    Robinho, menyumbang satu gol ketika Brasil taklukkan Cili 3-0 di kualifikasi Piala Dunia 2010, Senin (8/9).

    SANTIAGO, SENIN - Brasil mengamuk di kandang Cili. Selecao besutan Carlos Dunga itu membekap tuan rumah dengan skor 3-0 pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Selatan, Senin (8/9).

    Luis Fabiano menjadi inspirator kemenangan Brasil karena striker Sevilla tersebut menyumbang dua gol dan satu gol lainnya dicetak oleh Robinho. Sebenarnya tim Samba itu punya kesempatan untuk menambah gol, namun Ronaldinho tak sempurna mengeksekusi penalti yang diberikan kepadanya karena tembakannya dibendung oleh kiper Cili, Claudio Bravo.

    Tambahan tiga poin dengan selisih gol yang mencolok itu mendongkrak posisi Brasil dari peringkat enam ke posisi dua klasemen sementara dengan perolehan 12 poin. Juara dunia lima kali itu unggul selisih gol atas rival abadinya, Argentina, yang turun satu strip, dan terpaut dua angka dari Paraguay yang nangkring di puncak.

    Sebenarnya Cili sempat mendominasi pertandingan. Di hadapan para pendukungnya, mereka lebih banyak mengurung pertahanan tim tamu, namun gagal menciptakan peluang emas untuk mengoyak jala lawannya tersebut.

    Alih-alih mencetak gol, gawang Cili malah kebobolan pada menit ke-21. Ronaldinho yang merancang gol pembuka kemenangan Brasil, karena gelandang AC Milan tersebut mengirim umpan akurat dari tendangan bebas yang dilakukannya untuk disundul oleh Fabiano.

    Satu menit menjelang turun minum, Robinho menggandakana keunggulan Brasil. Winger yang baru saja membuat rekor pemain termahal untuk transfer musim 2008/09 saat digaet Manchester City dari Real Madrid itu, tak menyia-nyiakan umpan Fabiano. Dengan kaki kanannya, dia melepaskan tembakan keras yang mengoyak jala tuan rumah.

    Pada babak kedua, baik Cili maupun Brasil menerapkan permainan keras. Tak ayal, wasit mencabut banyak kartu kuning, termasuk dua kartu merah, masing-masing untuk pemain belakang Brasill, Kleber, pada menit ke-47, serta pemain tengah Cili, Jorge Valdivia, pada menit ke-63.

    Meskipun lebih lama bermain dengan 11 orang, Cili tetap kesulitan memangkas ketinggalannya. Malah ketika pertandingan memasuki menit ke-82, gawang mereka kebobolan lagi setelah Fabiano yang melewati Gary Medel sukses memperdaya Bravo, sehingga skor akhir menjadi 3-0.

    Kemenangan besar ini tentu saja menjadi modal berharga bagi Selecao. Pasalnya, pada Kamis (11/9) pagi WIB nanti mereka kembali melakoni pertarungan berat ketika menjamu Bolivia.

    Referensi : kompas



  3. #3
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    4.517
    Thanks
    133
    Thanked 233 in 177 Posts
    Rep Power
    9

    Default




    Tango Rindu Kemenangan
    Argentina v Uruguay

    BUENOS AIRES - Hasil seri dalam empat laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Conmebol membuat Argentina bertekad bangkit. Pasukan Tango (sebutan timnas Argentina) ingin mengakhirinya dengan kemenangan saat menjamu Uruguay pada matchday kesembilan di Stadion El Monumental, Buenos Aires, dini hari nanti WIB (Siaran langsung RCTI, 04.10 WIB).

    Dengan sederet pemain bintang yang berlaga di kompetisi Eropa, tuan rumah layak diunggulkan meraih tiga poin. Duet striker mungil Lionel Messi dan Sergio Aguero menjadi harapan Argentina untuk mengoyak jala Uruguay.

    Kedua pemain muda usia itu sedang berada pada performa terbaiknya dalam beberapa pekan terakhir. Jika Messi-Aguero kurang efektif, masih ada striker Manchester United Carlos Tevez. Sebagai penyuplai bola dari lini tengah ada Juan Roman Riquelme. Sang playmaker dibantu gelandang pekerja yang menjadi tulang punggung klub raksasa Inggris Liverpool Javier Mascherano. ''Kami tidak merasa tertekan. Tapi, kami tidak bisa menentukan kemenangan. Tapi, ini adalah kesempatan kami untuk memperkukuh posisi di klasemen," kata Carlos Tevez, striker Argentina.

    Namun, tim Uruguay tidak silau dengan gemerlap nama bintang Argentina. Bahkan, kubu Uruguay mengklaim, dengan sederet bintang itu belum bisa dikatakan Argentina lebih baik dibandingkan Uruguay. Sebab, soal prestasi, Argentina dan Uruguay hampir sama. Kedua negara sama-sama dua kali juara Piala Dunia.

    Bukan hanya itu, kalau Argentina sudah dua kali mendapat emas sepak bola Olimpiade, begitu pula dengan Uruguay. Prestasi kedua negara di pentas Copa Amerika juga tidak berbeda. Yakni, sama-sama mengoleksi 14 gelar juara Copa Amerika.

    ''Kalau soal timnas, bukan hanya deretan bintang yang berpengaruh. Kerja sama tim lebih penting dibandingkan kemampuan individu. Soal itu, kami jelas lebih baik," koar Sebastian Abreu, striker Uruguay, seperti dikutip Goal.

    Pemain yang sudah mengemas empat gol selama kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Conmebol itu sama sekali tidak gentar sekalipun bermain di kandang lawan. Tapi, bukan berarti mereka tidak menghormati tuan rumah. ''Kami dan Argentina saling menghormati. Tampil di El Monumental, kami harus bermain dengan cerdas. Kami tidak akan mencari hasil imbang. Tiga poin yang bakal kami raih,'' bilang pemain River Plate itu. (ref : jawa pos)



  4. #4
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    4.517
    Thanks
    133
    Thanked 233 in 177 Posts
    Rep Power
    9

    Default




    Robinho: Brazil Bukan Tim Tak Terkalahkan

    RIO DE JANIERO - Koleksi lima kali juara Piala Dunia membuat reputasi Brazil sangat disegani di jagat sepak bola. Dengan talenta-talenta berbakatnya, para pemain Brazil "menjajah" hampir semua kompetisi di belahan bumi.

    Saking banyaknya bintang sepak bola yang lahir dari Brazil, banyak negara lain yang akhirnya mencicipi tenaganya. Tidak sedikit pemain kelahiran Brazil yang berpindah kewarganegaraan demi sebuah kesempatan tampil di major event.

    Sebut saja, pemain setenar gelandang Chelsea Deco yang kini membela Timnas Portugal ataupun striker Juventus Amauri Carvalho yang begitu ngebet bisa membela Timnas Italia. Tapi, apakah Brazil merupakan tim yang tak terkalahkan? Nyatanya tidak juga.

    Setidaknya, begitu anggapan bintang lini depan Brazil yang kini memperkuat Manchester City, Robinho. Menurut dia, Brazil bukanlah tim yang tak terkalahkan. Tim dari negara mana pun bisa saja mengalahkan Brazil.

    Jelang pertandingan melawan Venezuela besok di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona CONMEBOL, Robinho berharap agar Brazil berhati-hati. Memang, Brazil punya rekor pertemuan yang luar biasa dengan Venezuela, yakni menang 17 kali dari 18 pertemuan.

    Namun, satu-satunya kekalahan tim besutan Dunga tersebut terjadi di pertemuan terakhir kedua tim, ketika menjalani partai persahabatan di Boston, Amerika Serikat, Juli lalu. Ketika itu, Venezuela mengalahkan Brazil dua gol tanpa balas. Inilah yang patut diwaspadai oleh tim Samba Brazil.

    "Sebagian besar orang tidak memperlakukan Venezuela dengan rasa hormat. Sebab, mereka tidak memiliki banyak tradisi. Tapi, kami sadar, mulai saat ini Brasil bisa dikalahkan tim mana pun," tutur Robinho seperti dikutip situs resmi FIFA.

    Kalau tidak ingin kekalahan memalukan di Boston terulang di Estadio Polideportivo de Pueblo Nuevo, Caracas, Venezuela, besok, Brazil harus tetap fokus. Selain itu, mereka tidak boleh terlampau percaya diri. "Kami harus bekerja dengan rendah hati dan tidak boleh menganggap remeh lawan. Setiap pertandingan selalu berbeda. Pertandingan ini adalah babak baru dan Brazil sudah mempersiapkan diri," ujarnya.

    Di antara empat partai terakhir di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona CONMEBOL, Brazil hanya sekali menang, yakni atas Cile dengan skor 3-0. Dalam tiga partai lainnya, tak hanya tak bisa menang, Robinho dkk bahkan tak berhasil mencetak gol (kalah 0-2 dari Paraguay dan ditahan 0-0, masing-masing oleh Argentina dan Bolivia).

    "Setiap pertandingan adalah cerita yang berbeda. Pertandingan ini adalah babak baru dan Brazil akan bersiap," pungkas mantan punggawa Real Madrid itu. (ref : jawa pos)



  5. #5
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    4.517
    Thanks
    133
    Thanked 233 in 177 Posts
    Rep Power
    9

    Default




    Kaka Merasa Bukan Penyelamat Selecao

    RIO DE JANEIRO - Baru pulih dari cedera panjang membuat Kaka tidak begitu percaya diri. Gelandang serang lincah yang merumput di AC Milan itu mewanti-wanti seluruh pendukung Brazil agar tidak memandangnya sebagai penyelamat tim. Selecao (julukan timnas Brazil) bakal bentrok dengan Venezuela di kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Conmebol besok (12/10) atau Senin dini hari WIB (13/10).

    Kaka memang baru kembali ke timnas setelah sebelas bulan absen karena cedera lutut berkepanjangan. Selain itu, dia terikat beberapa komitmen dengan AC Milan, yang melarangnya bertanding untuk Brazil di luar ajang resmi. Namun, seiring dengan pulihnya kondisi Kaka, pelatih Brazil Carlos Dunga pun cukup yakin untuk memanggil dia.

    Tak pelak, kembalinya Kaka ke timnas telah melambungkan harapan semua warga Brazil. Tidak hanya pendukung Selecao, tapi juga pelatih dan rekan-rekannya sendiri. Mereka berharap agar dia mengeluarkan kesaktiannya sebagai Pemain Terbaik Dunia 2007 untuk membawa Brazil kembali ke kejayaan.

    Namun, harapan yang berlebihan itu rupanya justru mengganggu dan membebani pemain berusia 26 tahun tersebut. Setelah melawat ke Venezuela, Brazil bakal menjamu Kolombia pada Rabu (15/10). Dia tak ingin dianggap sebagai satu-satunya solusi atas masalah yang menimpa Brazil akhir-akhir ini. ''Ini bukan hanya tanggung jawab saya. Saya bukanlah malaikat penyelamat Brazil. Saya hanya akan mencoba membantu tim dengan segala kekuatan yang saya punya," tutur Kaka seperti dikutip Goal.

    Seperti diberitakan, Brazil mencatat hasil mengecewakan dalam beberapa laga terakhir di ajang kualifikasi Piala Dunia 2010. Selecao hanya mampu menahan imbang Argentina dan Bolivia tanpa gol. Bahkan, mereka kalah 0-2 dari pemuncak klasemen Paraguay pada matchday kelima (15/6). Di ajang uji coba, mereka dibabat Venezuela, juga dengan skor 0-2.

    Sebelum dibelit cedera lutut, penampilan Kaka memang luar biasa. Dia bersinar di Milan maupun timnas. (ref : jawa pos)



  6. #6
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    4.517
    Thanks
    133
    Thanked 233 in 177 Posts
    Rep Power
    9

    Default




    Kontestan Kualifikasi Piala Dunia 2010 Dihantui Cedera

    LONDON - Cedera menjadi hantu yang menakutkan bagi kontestan kualifikasi Piala Dunia (PD) 2010. Beberapa negara tidak bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya karena cedera yang menimpa pemain pilar mereka.

    Sebut saja, Inggris. Jelang menjamu Kazakhstan besok malam (11/10), The Three Lions (julukan Timnas Inggris) hampir pasti tidak bisa menurunkan John Terry. Punggung kapten sekaligus bek tangguh Inggris itu bermasalah. Cedera tersebut didapatnya saat laga melawan CFR Cluj di matchday ke-2 Liga Champions Rabu lalu (1/10).

    Terry absen pada latihan skuad Inggris Selasa lalu (7/10). Pemain Chelsea itu sempat berlatih selama 20 menit esok harinya (8/10). "Sangat riskan jika Terry diturunkan saat melawan Kazakhstan. Tapi, mungkin dia sudah bisa main ketika menghadapi Belarusia (15/10)," terang anggota tim medis Inggris seperti dilansir The Sun.

    Cedera juga mengganggu konsentrasi Spanyol. Menghadapi tuan rumah Estonia (12/10), juara Euro 2008 itu terancam tidak bisa memainkan gelandang Andres Iniesta dan bek Sergio Ramos. Dua pemain tersebut tak terlihat dalam sesi latihan skuad Matador (julukan Spanyol) kemarin (9/10).

    Ramos tetap dipanggil masuk ke skuad Spanyol meski masih bergelut dengan cedera otot ringan di pahanya. Bek Real Madrid itu cedera saat timnya menghadapi Sporting Gijon di Liga Primera dua pekan lalu. Sedangkan Iniesta masih bergelut dengan proses penyembuhan cedera lutut.

    Nasib serupa menimpa Rusia. Tidak tanggung-tanggung, tiga pilar Rusia absen karena cedera. Ketiganya adalah Roman Pavlyuchenko (striker), Denis Kolodin (bek), dan Dmitry Torbinski (gelandang). "Cederanya Pavlyuchenko merupakan kerugian besar bagi kami. Begitu juga Kolodin. Namun, kami tetap berusaha mengatasi masalah ini," ujar Guss Hiddink, pelatih Rusia, seperti dilansir Reuters.

    Skuad tak komplet juga dialami juara dunia Italia. Menghadapi Bulgaria dan Montenegro dalam lanjutan kualifikasi PD 2010 grup 8 Zona Eropa, Italia kehilangan dua pilar. Yakni, kiper Gianluigi Buffon dan gelandang Mauro Camoranesi.

    Buffon masih bergelut dengan cedera punggung. Kiper Juventus itu juga menderita otot sobek di paha kanannya. Tim medis menyatakan, Buffon harus beristirahat selama sebulan. Sedangkan Camoranesi harus absen selama tiga pekan karena cedera paha kanan.

    Italia kini mengalami krisis pemain lantaran sebagian punggawanya dihantam cedera. Hal itu cukup terasa di lini belakang. Ada tiga pemain yang absen karena cedera, yakni Fabio Grosso, Nicola Legrottaglie, dan Marco Materazzi. Di lini tengah, selain Camoranesi, Italia kehilangan Andrea Pirlo yang absen sejak bulan lalu.

    "Ini memang masa ketika kami diganjar banyak cedera. Hal ini tidak bisa dicegah," tutur Marcello Lippi, arsitek Italia, seperti dikutip Channel4.

    Demikian juga Portugal. Mereka harus kehilangan Deco, Maniche, Ricardo Carvalho, dan Simao Sabrosa saat menghadapi Swedia (11/10) dan Albania (15/10). Di sisi lain, Swedia tidak akan diperkuat penyerang gaek Henrik Larsson yang dibekap cedera. Selain Larsson, Swedia mungkin tidak bisa memainkan gelandang bertahan Tobias Linderoth, Daniel Andersson, Olof Mellberg, Erik Edman, Andres Svensson, dan Christian Wilhelmsson.

    Tak pelak, kondisi itu membuat pelatih Swedia Lars Lagerbark pusing. "Saya merasa tidak pernah mengalami situasi pemain cedera seperti ini sejak saya menerima pekerjaan ini," keluh Lagerback seperti dilansir Reuters.

    Jerman pun tak lepas dari hantaman badai cedera. Menurut kabar terbaru, kiper utama Jerman Robert Enke harus absen karena tulang tangannya patah saat berlatih di Duesseldorf Rabu lalu (8/10). Tim medis mengatakan bahwa kiper 31 tahun asal klub Hanover tersebut harus absen selama beberapa pekan.

    Posisi Enke akan digantikan oleh kiper Werder Bremen Tim Wiese atau penjaga gawang Bayer Leverkusen Rene Adler. Absennya Enke menjadi pukulan berat bagi pelatih Joachim Loew. Sebab, Tim Wiese dan Rene Adler sebelumnya belum pernah tampil bersama timnas alias miskin jam terbang. Padahal, lawan yang akan dihadapi Jerman terbilang tangguh, yakni Rusia. (ref : jawa pos)



  7. #7
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    4.517
    Thanks
    133
    Thanked 233 in 177 Posts
    Rep Power
    9

    Default

    Dunga Lupakan Adriano

    RIO DE JANEIRO - Karir Adriano sepertinya sulit diselamatkan. Setelah Inter Milan berencana memutus kontrak, kini giliran tim nasional Brazil yang melupakannya.

    Setelah melihat perkembangan Adriano yang kehilangan gairah bermain sepak bola, pelatih Selecao -sebutan timnas Brazil- Carlos Dunga memastikan tidak akan memasukkan nama Adriano dalam skuad yang disiapkan untuk tampil pada Piala Konfederasi 14-28 Juni mendatang di Afrika Selatan.

    Padahal, sebelumnya, Adriano punya peluang besar memperkuat Brazil pada ajang Piala Dunia mini itu karena grafis penampilannya yang meningkat. ''Adriano butuh menemukan kembali keceriaan dalam bermain bola,'' kata Dunga kepada ANSA seperti dilansir situs Goal.

    Namun, dalam usia yang masih muda (27 tahun), Dunga berharap Adriano segara bangkit dari keterpurukan dan secepatnya comeback ke lapangan hijau. ''Kami berharap dia bisa segera bermain. Tapi, untuk Piala Konfederasi, sepertinya sulit menyaksikan dia bermain untuk Brasil,'' ujarnya.

    Beberapa pekan terakhir, Adriano memang menjadi sorotan terkait keengganannya kembali memperkuat Inter. Selain itu, dia menyatakan ingin gantung sepatu. Hingga saat ini, belum jelas nasib pemain berjuluk L'Imperatore tersebut. Sang agen, Gilmar Rinaldi, sekarang tengah berjuang keras menyelamatkan kontrak Adriano yang terancam diputus Inter.

    Sampai saat ini, Adriano sudah 48 kali memperkuat timnas Brazil dan mencetak 29 gol. Pada Piala Konfederasi terakhir (2005), dia tampil cemerlang dengan mengoleksi lima gol. Dua gol di antaranya dicetak ketika Brazil menang 4-1 atas Argentina pada laga final. Trofi sepatu emas pun dibawa pulang pemain bernama asli Adriano Leite Ribeiro itu. (ref : jawa pos)



+ Reply to Thread

Similar Threads

  1. kualifikasi mupeng
    By JOJO in forum Indonesian No Nude
    Replies: 13
    Last Post: 09-06-2008, 11:05 AM
  2. Awas...16 Desa Masuk Zona Merah Virus Flu Burung
    By gendutclub in forum Liputan Berita
    Replies: 0
    Last Post: 23-04-2008, 11:36 PM
  3. rudal amerika 2008
    By anto6969 in forum Foto Lucu
    Replies: 2
    Last Post: 29-03-2008, 10:20 AM
  4. Om Moderator ane blh minta zona Batam ga?
    By magoo in forum Tanya Jawab | Usulan
    Replies: 0
    Last Post: 27-03-2008, 09:40 PM

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts