Allo mupengers..
Sebentar lagi season balap F1 bakal dimulai.
So.. kalo bro mupengers semua ada info atau apapun yang berhubungan dengan F1 season 2009 bisa gabung disini.
![]() Upload file anda di duniaupload.com, Gratis Coy! |
Allo mupengers..
Sebentar lagi season balap F1 bakal dimulai.
So.. kalo bro mupengers semua ada info atau apapun yang berhubungan dengan F1 season 2009 bisa gabung disini.
PARIS--MI: Badan olahraga Formula Satu (FIA) menyetujui pengurangan biaya pembuatan lisensi super pembalap mulai musim lomba 2010.
Sejumlah pembalap mengeluh karena biaya pembuatan lisensi balap mereka terlalu tinggi mulai musim lomba 2009, yang dimulai di Melbourne, Australia, minggu depan.
"Dalam pertemuan antara Presiden FIA Max Mosley dengan wakil dari Asosiasi Pembalap Grand Prix (GPDA), disetujui membuat proposal kepada Dewan Olahraga Motor Dunia untuk mengurangi biaya pembuatan lisensi pada perlombaan 2010," demikian pernyataan FIA, Selasa (24/3).
"Penurunan biaya lisensi itu merupakan ikutan dari pengurangan biaya penyelenggaraan lomba secara keseluruhan mulai musim mendatang," demikian dinyatakan.
"Berbagai isu dibicarakan dalam pertemuan itu dan FIA setuju agar ada pertemuan berkelanjutan dengan GPDA untuk membicarakan hal yang positif di lapangan," kata pernyataan itu.
Biaya pembuatan lisensi super meningkat dari 1.690 euro pada 2007 menjadi 10.400 euro pada 2009 sedangkan dana untuk tiap peraihan poin dari 447 euro pada 2007 meningkat menjadi 2.100 euro per poin pada 2009.
Karena peraturan itu, juara dunia dari Inggris Lewis Hamilton harus membayar lebih dari 215.000 euro untuk penampilannya di McLaren pada kejuaraan tahun ini.
Pada musim lalu, ada cerita memprihatinkan, karena pembalap seperti Sebastian Vettel (Red Bull, mantan Toro Rosso dan Robert Kubica (BMW Sauber), yang gajinya lebih rendah dari para pesaing mereka, merasa kepayahan karena meningkatnya biaya pembayaran lisensi itu
Disclaimer : All My Postings in this whole Site is not my own collection.
ll were founded and downloaded from internet and posted by some one else.
So none of these are my own videos.
I am not want to violating any copy rights law or any illegal activity.
So, If anything is against law please notify Or PM Me,
so that I can be removed it Immediately.
Jenson Button Tantang Ferrari
MELBOURNE - Jenson Button berharap, ia mendapat kesempatan duel melawan Ferrari di Grand Prix Australia, Minggu (29/3/2009). Button tidak mau duel biasa. Ia menginginkan pertarungan sengit di lintasan.
Bukannya Williams atau Toyota, Button malah menantang The Prancing Horse. Ada apa? Ternyata, pembalap Inggris 29 tahun itu masih yakin Ferrari tetaplah ancaman bagi tim lain.
"Pagi ini mereka tidak lamban," cetusnya, "Lecutan Massa pada F60 tidak terlalu buruk. Dia bahkan yang tercepat di lintasan lurus."
"Menurut pengalaman saya, Ferrari dan McLaren tidak pernah ngotot memakai kecepatan maksimum. Jadi, kita lihat aja besok," tambah pembalap Brawn GP itu seperti dilansir autosport.
Button juga menyangkal, timnya dan dua tim lain memasang desain knalpot berbeda, sebagai strategi dominasi balapan. Ia menegaskan, Brawn memang telah menyiapkan diri sejak lama. Jadi wajar bila mereka mampu membuktikan kecepatan maksimal.
"Daya pacu kami memang sempurna. Tapi, ada beberapa komponen yang mesti diperbaiki," tandasnya.,,,,,,(ref : okezone)
Webber Tak Bermasalah dengan Balap
MELBOURNE - Saat sejumlah pembalap sibuk mengatur strategi supaya bisa melesat 300 km per jam di Sirkuit Albert Park, pembalap Australia Mark Webber malah mengangankan sejumlah rencana bila cedera kaki yang dideritanya sembuh tepat waktu.
Pembalap Red Bull 32 tahun itu hampir saja gagal menggilas trek di laga pembuka musim Grand Prix Melbourne, 29 Maret mendatang, setelah mengalami tabrakan di Tasmania, November tahun lalu.
"Proses pemulihannya butuh waktu lama. Saya sempat terkejut saat tahu akan hal itu," terang Webber seperti dilansir reuters, Jumat (27/3/2009).
"Saya bersyukur memiliki orang-orang terbaik yang banyak memberi saya nasihat di saat-saat penting. Itu sangat berharga, sebab kami tidak punya waktu yang cukup untuk latihan," lanjutnya.
Webber cukup percaya diri, ia mampu mengendalikan RB5 dengan baik di sirkuit. Yang dikhawatirkannya, adalah saat dia harus berurusan dengan kokpit.
"Hal yang tersulit adalah ketika saya harus berjalan menuju pitlane," sesalnya.
"Tapi saya yakin bisa melakukannya, dan saya akan baik-baik saja. Mungkin, saya akan merasa lebih baik setelah melalui beberapa balapan," tandasnya.,,,(ref : okezone)
Hamilton Gak Pede Lagi
MELBOURNE - Lewis Hamilton mulai menyerah. Pembalap McLaren ini mengakui, ia tak mungkin lagi memaksimalkan potensi balapnya, sementara kualitas MP4-24 tidak berkembang sama sekali.
Berselang 24 jam sebelum laga kualifikasi digulirkan, Sabtu (28/3/2009), The Briton hanya mampu finish di posisi 18. Ia kembali mengeluh. Sebab, MP4-24 tak mungkin dibongkar menjelang Grand Prix Australia, akhir pekan ini.
"Sesi free practice ini sebagai bukti ketidakproduktivitasan kami," cetus pembalap 24 tahun itu seperti disitat London.co.uk, Jumat (27/3/2009).
Sementara tim principal Martin Whitmarsh tidak mau menyerah begitu saja. Ia yakin, Silver Arrows masih punya harapan kendati tak banyak melakukan ujicoba pramusim.
Keyakinan Whitmarsh bukan tanpa alasan. Ia membeberkan, MP4-24 sudah diperbaiki hari ini. Dan sesi free practice dijadikan percobaan kinerja baru sasis McLaren tersebut.
"Hari ini kami fokus pada durabilitas ban, bukan menghitung kecepatan," kata Whitmarsh.,,,,(ref : okezone)
Williams dan Brawn GP Bikin Gebrakan di Albert Park
MELBOURNE, (Jumat, 27 Maret 2009 | 15:42 WIB) - Luar biasa penampilan Nico Rosberg di sirkuit Albert Park, Australia. Pembalap tim Williams-Toyota itu menguasai kedua sesi latihan resmi. Jika di sesi pertama mencatat waktu tercepat 1:26,687 detik, sesi kedua ini berhasil dipertajamnya menjadi 1 menit 26,053 detik.
Kejutan datang dari pembalap veteran Rubens Barrichello. Di luar dugaan, mantan pembalap Ferrari itu melejit di urutan kedua dengan waktu terbaiknya 1 menit 26,157 detik. Padahal, ia sempat ke luar trek ketika latihan baru berjalan 30 menit dengan menggunakan ban kompon lunak.
Pembalap asal Brasil itu tidak mengalami kerusakan dan bisa kembali masuk lintasan. Setelah mendapat perbaikan dan tetap menggunakan ban kompon lunak, Rubens mampu merebut posisi tercepat kedua. Sementara rekan setimnya, Jenson Button yang di sesi finish keenam, mampu memperbaiki penampilannya menjadi kelima.
Menariknya, Williams, Toyota dan Brawn yang diprotes tiga tim (Ferrari, Red Bull dan Renault) karena dianggap ilegal pada bagian diffuser justru melejit ke depan.
Pembalap Toyota, Jarno Trulli memberi harapan buat timnya. Di dua sesi latihan ini, pembalap Italia itu mampu mempertahankan posisinya tercepat ketiga. Sedang rekan setimnya, Timo Glock justru di sesi terakhir tampil lebih baik. Menggunakan ban kompon lunak, pembalap Jerman itu mengukir waktu terbaik 1 menit 26,689 detik dan berada di urutan kelima di belakang pembalap tuan rumah Mark Webber (Red Bull).
Di luar dugaan, pembalap unggulan mengalami kesulitan dengan mobil-mobilnya. Seperti juara dunia 2008, Lewis Hamilton tak bisa menguasi mobilnya. Menjelang menit terakhiur coba menggunakan ban superlunak, malah melintir di tikungan ke-14 sehingga membuat posisinya melorot ke-18.
Pembalap Renault Fernando Alonso juga masih menyesuaikan dengan mobilnya. Di awal-awal pembalap Spanyol itu sempat ke luar lintasan. Beruntung mobil tidak mengalami kerusakan.
Selain Alonso, Robert Kubica juga tampak kecewa. Melalui radio ia "berteriak" ke timnya bahwa mobil terus sliding di setiap tikungan. "Handlingnya kurang enak dan mobil seperti mau nyelonong saja," keluh pembalap Polandia itu.
Sementara kedua pembalap Ferrari juga masih beradaptasi dengnan mobil. Tim coba menerapkan penggunaan kompon ban yang berbeda. Massa dipasang jenis lunak hanya bisa bertengger di urutan ke-10. Sementara Kimi Raikkonen dengan kompon keras berada di belakangnya.
Hasil Latihan sesi II
1 Nico Rosberg Williams 1:26.053
2 Rubens Barrichello Brawn 0:00.104
3 Jarno Trulli Toyota 0:00.299
4 Mark Webber Red Bull 0:00.317
5 Jenson Button Brawn 0:00.321
6 Timo Glock Toyota 0:00.390
7 Kazuki Nakajima Williams 0:00.507
8 Sebastian Vettel Red Bull 0:00.687
9 Adrian Sutil Force India 0:00.987
10 Felipe Massa Ferrari 0:01.011
11 Kimi Räikkönen Ferrari 0:01.151
12 Giancarlo Fisichella Force India 0:01.229
13 Fernando Alonso Renault 0:01.279
14 Robert Kubica BMW 0:01.345
15 Nick Heidfeld BMW 0:01.364
16 Sebastien Bourdais Toro Rosso 0:01.426
17 Heikki Kovalainen McLaren 0:01.749
18 Lewis Hamilton McLaren 0:01.760
19 Nelson Piquet Renault 0:01.775
20 Sebastien Buemi Toro Rosso 0:02.023
Sumber : kompas
Sangat Sulit Menebak Juara di Grand Prix Australia 2009
Regulasi baru ekstrem. Hasil uji coba penuh kejutan. Itu semua membuat peta kekuatan Formula 1 2009 seperti peta buta. Menjelang Grand Prix Australia akhir pekan ini, beberapa nama memang muncul sebagai unggulan. Namun, tak ada yang berani bilang mantap bahwa unggulan-unggulan itulah yang bakal menang.
Dalam beberapa tahun terakhir, menebak juara relatif mudah. Kalau bukan Ferrari, ya McLaren-Mercedes. Nyaris tak pernah meleset, kecuali muncul kejutan sesekali.
Musim ini, menebak juara benar-benar susah. Kalau mengacu hasil uji coba, Brawn-Mercedes memang unggulan utama. Mobil BGP 001 bukan hanya cepat, tapi juga tahan banting dan konsisten.
Menjelang GP Australia ini, bandar taruhan Sportingbet Australia menempatkan pembalap Brawn-Mercedes, Jenson Button, di urutan puncak unggulan juara. Satu dolar bisa berbuah hasil lima dolar kalau Button benar-benar jadi juara.
Tapi, karena ini tergolong tim baru (meski dibangun dari bekas Honda Racing) dan masuk kategori kismin (baca: miskin), status unggulan belum tentu berbuah kemenangan.
Nah, kalau yang menang nanti bukan Brawn-Mercedes, maka menebak kandidat berikutnya jauh lebih sulit. Toyota dianggap sebagai tercepat kedua, tapi tak jauh di depan BMW-Sauber dan Ferrari. Bahkan, Renault masih punya kesempatan menyodok, apalagi mereka punya pembalap dahsyat, Fernando Alonso.
McLaren-Mercedes saat ini memang masih di luar perhitungan. Namun, Lewis Hamilton bukanlah pembalap rata-rata. Apalagi kalau lomba Minggu nanti ternyata digelar di bawah guyuran hujan.
Bahkan, para pembalap sendiri kesulitan menebak siapa unggulan yang sebenarnya. Mark Webber, pembalap tuan rumah, menyebut kandidat juara GP Australia ada banyak sekali. ''Ada sepuluh pembalap yang bisa memenangi lomba ini. Lomba ini benar-benar open, mungkin yang paling open yang pernah kami jalani,'' ujar pembalap 32 tahun itu kepada kelompok wartawan di Sirkuit Albert Park, lalu dilansir Crash Inggris.
Webber menyebut McLaren masih punya peluang memberikan kejutan. ''Mereka sangat mampu untuk turun di Melbourne lalu 'memukuli pantat' semua pesaing,'' tandasnya.
Karena itu, Webber mengajak semua untuk memperhatikan betul perbedaan kecepatan sepanjang akhir pekan ini. ''Saat kualifikasi, kita akan tahu siapa paling cepat. Saat lomba, kita akan tahu siapa paling cepat dan konsisten. Tapi, kualifikasi adalah indikator yang sangat baik untuk memetakan kekuatan peserta,'' tuturnya.
Webber tidak menyebut pasti siapa sepuluh kandidat itu. Namun, pilihan paling aman mungkin jatuh pada pasangan Ferrari, Felipe Massa dan Kimi Raikkonen. Bagaimanapun, barisan Kuda Jingkrak sangatlah berpengalaman dalam menghadapi situasi sulit. Pit stop-nya matang, strateginya matang, dan lain-lain.
Dalam preview resmi tim, Massa sudah menyebut Brawn GP sebagai pesaing utama tim tersebut di Australia. Tapi, dia juga bilang bahwa tidak ada yang pasti sebelum seri pertama ini. Sehingga menjanjikan persaingan yang sangat mendebarkan.
''Lomba pertama ini seperti meloncat ke tengah kegelapan. Tapi, saya sudah tak sabar untuk menjalaninya,'' tegas pembalap Brazil tersebut. (ref : jawa pos)
Tim Brawn GP menghadirkan kejutan yang luar biasa. Sebagai pendatang baru pada musim 2008 karena menggantikan posisi tim Honda yang mundur akibat krisis global, mereka langsung menggoyang kemapanan tim-tim elite Formula 1 (F1).Buktinya, dua pebalap mereka, yakni Jenson Button dan Rubens Barrichello, menjadi yang tercepat di babak kualifikasi yang berlangsung Sabtu (28/3). Mereka menyisihkan para pebalap dari tim yang selalu jadi favorit di tiap musim, Ferrari dan McLaren.
Alhasil, Button yang mencatat waktu 1 menit 26,202 detik akan menempati pole position pada balapan di Sirkuit Albert Park, Australia, hari Minggu ini. Dia akan diikuti oleh rekan setimnya, Rubens Barrichello, yang mencatat waktu 1 menit 26,505 detik.
Bagaimana dengan Ferrari? Pencapaian Felipe Massa dan Kimi Raikkonen cukup mengecewakan karena, meskipun mereka lolos ke kualifikasi III, hasil yang diperoleh termasuk sangat tidak maksimal.
Massa yang musim lalu menjadi runner-up hanya mencatat waktu 1 menit 27,033 detik sehingga dia harus puas berada di posisi start ke-7. Hasil lebih buruk lagi dibuat oleh Raikkonen yang akan start dari urutan 9.
Meskipun demikian, pencapain Ferrari masih jauh lebih baik dari apa yang ditunjukkan tim McLaren. Apa pasal? Pebalap-pebalap mereka tak ada yang bisa tampil di kualifikasi III karena sudah lebih dulu tersisih di kualifikasi I dan II.
Bahkan, Lewis Hamilton yang berstatus juara bertahan hanya tak lolos ke kualifikasi II karena pada kualifikasi I hanya finis di urutan 15. Artinya, pada balapan hari Minggu ini pebalap asal Inggris tersebut start dari posisi tersebut (15,red).
Sementara itu, Heikki Kovalainen hanya bisa bertahan di kualifikasi II karena finis di urutan 14 (berarti start dari posisi ini). Padahal, untuk bisa tampil di kualifikasi III, pebalap harus bisa masuk posisi 10 besar.
Secara keseluruhan, pada kualifikasi di GP Australia ini tim-tim kecil menghadirkan performa yang menawan. Selain Brawn GP yang menempatkan pebalapnya di posisi 1 dan 2, tim Red Bull juga meramaikan persaingan karena pebalap andalannya, Sebastian Vettel, berhasil mencatat waktu terbaik ketiga sehingga akan start dari posisi ketiga. (CRS)
- Hasil Kualifikasi GP Australia
1. Jenson Button Britain Brawn-Mercedes 1m 26.202s
2. Rubens Barrichello Brazil Brawn-Mercedes 1m 26.505s
3. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 26.830s
4. Robert Kubica Poland BMW Sauber 1m 26.914s
5. Nico Rosberg Germany Williams-Toyota 1m 26.973s
6. Timo Glock Germany Toyota-Toyota 1m 26.975s
7. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 1m 27.033s
8. Jarno Trulli Italy Toyota-Toyota 1m 27.127s
9. Kimi Raikkonen Finland Ferrari-Ferrari 1m 27.163s
10. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 27.246s
11. Nick Heidfeld Germany BMW Sauber 1m 25.504s
12. Fernando Alonso Spain Renault-Renault 1m 25.605s
13. Kazuki Nakajima Japan Williams-Toyota 1m 25.607s
14. Heikki Kovalainen Finland McLaren-Mercedes 1m 25.726s
15. Lewis Hamilton Britain McLaren-Mercedes no time Q2
16. Sebastien Buemi Switzerland Toro Rosso-Ferrari 1m 26.503s
17. Nelson Piquet Jr Brazil Renault-Renault 1m 26.598s
18. Giancarlo Fisichella Italy Force India-Mercedes 1m 26.677s
19. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 26.742s
20. Sebastien Bourdais France Toro Rosso-Ferrari 1m 26.964s
MELBOURNE, GP F1 Australia sebagai seri pembuka 2009 telah dikuasai kedua pembalap tim Brawn GP dengan finish 1-2. Jenson Button memenangkan lomba secara sensasional tanpa mendapat perlawanan selama 58 lap mengitari sirkuit sepanjang 5,303 km.
Ini kemenangan kedua Button selama karirnya di F1 yang sudah mengikuti lomba sebanyak 154 kali. Ia pertama kali menjuarai F1 di GP Hungaria pada 2006 bersama tim Honda. "Saya senang dan puas dengan penampilan Anda," bangga Ross Brawn kepada Button dan Rubens.
Ketika start, Button melesat dengan sempurna. Tim menerapkan dua kali pitstop dengan menggunakan dua jenis ban. Saat balapan awal, Button dipasangi ban komponen keras. Ketika masuk pitstop II saat balap tinggal 11 lap, tim memasang ban kompon lunak yang membuat dirinya semakin agresif di tikungan.
Sukses Button juga diikuti rekan setimnya, Rubens Barichello. Padahal, sebelum masuk pit melakukan pitstop terakhir di lap 51, ia sudah menduduki posisi ketiga. Saat masuk lintasan menduduki urutan kelima. Tak berapa lama, ia mampu menyalip Nico Rosberg dan menduduki urutan keempat. Tabrakan antara Sebastien Vattel dengan pembalap BMW Robert Kubica, memuluskan Rubens melesat ke urutan kedua diikuti Jarno Trulli di tempat ketiga.
Drama Senggolan
Ketika balapan tinggal menyisakan dua lap, pembalap BMW Robert Kubica coba menyodok Sebastien vettel. Sama-sama saling ngotot, senggolan pun tak terelakkan. Kedua pembalap tetap menyeret mobilnya ke lintasan dengan roda depan yang patah.
Drama "maut" Kubica dan Vettel telah mengubah posisi kemenangan. Lewis Hamilton menyodok di urutan keempat. Padahal, ia start dari posisi ke-18 akibat terkena sanki penurunan grid karena mengganti girboks. Namun dengan ketenangannya, juara dunia 2008 itu berhasil menyeret McLaren MP4-24 di urutan keempat di belakang Jarno Trulli
Sementara dua mobil Ferrari, tidak berhasil menyelesaikan lomba. Felipe Massa mengalami gangguan dengan mobil di lap ke-47. Di putaran yang sama, rekan setimnya, Kimi Raikkonen yang habis melakukan pitstop, mobilnya menabrak dinding pembatas.
Lomba di sirkuit Albert Park menempuh 58 lap, penuh dengnan adegan senggolan. Ketika start, masuk tikungan pertama diwarna adegan senggolan. Ruberns Barrichello yang menyodok dari dalam ketutup sama pembalap tuan rumah, Mark Webber. Serudukan pun tak terelakkan dan Webber harus masuk pit untuk ganti sayap depan.
Dua mobil F1 lainnya, Nick Heidfeld (BMW) dan Adrian Sutil (India) juga masuk pit. Mobil mereka mengalami pecah ban akibat terkena serpihan mobil saat senggolan.
Nasib apes dialami Heiki Kovalainen. rekan setim Lewis Hamilton itu hanya bisa mencicipi balapan selama tiga lap. Pembalap Finlandia itu harus memasukkan McLaren MP-4-24 ke pit akibat roda kiri depannya patah.
Balap sempat diwarnai kecelakaan yang dialami pembalap Williams-Toyota, Nakajima di lap 19. Mobilnya melintir menghantam dinding, membuat sfaety car harus ke luar.
Kesempatan ini dimanfaatkan pemimpin balapan Jenson Button mengisi bahan bakar di lap ke-20. Sebelumnya, rekan setimnya Rubens masuk lebih dulu ganti sayap depan akibat menyeruduk mobil Massa.
Saat lomba dimulai lagi pada lap ke-25, Nelson Piquet Jr bersama Renault menjelang masuk tikungnan pertama senggolan dengan Nico Rosberg. Tak bisa menguasai kendali, Piquet melintir dan mobil ke luar tikungan pertama cukup jauh masuk pasir, sehingga tidak bisa melanjutkan lomba.
Hasil Lomba
1 Jenson Button Brawn 1:34:15.784
2 Rubens Barrichello Brawn 0.807
3 Jarno Trulli Toyota 1.604
4 Lewis Hamilton McLaren 2.914
5 Timo Glock Toyota 4.435
6 Fernando Alonso Renault 4.879
7 Nico Rosberg Williams 5.722
8 Sebastien Buemi Toro Rosso 6.004
9 Sebastien Bourdais Toro Rosso 6.298
10 Adrian Sutil Force India 6.335
11 Nick Heidfeld BMW 7.085
12 Giancarlo Fisichella Force India 7.374
13 Mark Webber Red Bull at 1 lap
14 Sebastian Vettel Red Bull at 2 laps
15 Robert Kubica BMW at 3 laps
16 Kimi Räikkönen Ferrari at 3 laps
17 Felipe Massa Ferrari out
18 Nelson Piquet Renault out
19 Kazuki Nakajima Williams out
20 Heikki Kovalainen McLaren out
![]()
MELBOURNE, Juara dunia Lewis Hamilton naik ke urutan tiga GP Australia setelah pebalap Toyota, Jarno Trulli terkena hukuman 25 detik.
Trulli dijatuhi hukuman potongan 25 detik karena dinyatakan bersalah melampaui Lewis Hamilton saat safety car masuk sirkuit karena kecelakaan yang dialami pembalap Williams-Toyota, Nakajima di lap 19. Penalti 25 detik ini membuat Trulli terpuruk di urutan 12 dan membuat Hamilton naik ke urutan tiga.
Sebelumnya, Trulli finish di urutan ketiga di belakang dua pebalap Brawn GP, Jenson Button dari Inggris dan Rubens Barrichello dari Brasil. Button membukukan catatan waktu 1 jam 34 menit 15.784 detik. Trulli di urutan tiga, terpaut 1.604 detik. Sementara Hamilton diurutan tiga terpaut 2.914 detik.
Hasil ini membuat Hamilton naik podium dan memperoleh enam poin, setelah sebelumnya ia "hanya" mendapat lima poin.
Hasil akhir GP Australia, Minggu (29/3):
1. Jenson Button (GBR/Brawn) 1 jam 34 menit 15.784 detik
2. Rubens Barrichello (BRA/Brawn) terpaut 0.807
3. Lewis Hamilton (GBR/McLaren) 2.914
4. Timo Glock (GER/Toyota) 4.435
5. Fernando Alonso (ESP/Renault) 4.879
6. Nico Rosberg (GER/Williams) 5.722
7. Sebastien Buemi (SUI/Toro Rosso) 6.004
8. Sebastien Bourdais (FRA/Toro Rosso) 6.298
9. Adrian Sutil (GER/Force India) 6.335 '
10. Nick Heidfeld (GER/BMW Sauber) 7.085
11. Giancarlo Fisichella (ITA/Force India) 7.374
12. Jarno Trulli (ITA/Toyota) 11.604
13. Mark Webber (AUS/Red Bull) 1 lap
14. Sebastian Vettel (GER/Red Bull) 2 lap
15. Robert Kubica (POL/BMW Sauber) 3 lap
16. Kimi Raikkonen (FIN/Ferrari) 3 lap
Mundur: Heikki Kovalainen (FIN/McLaren) lap pertama, Kazuki Nakajima (JPN/Williams) lap 18, Nelson Piquet Jr (BRA/Renault) lap 25, Felipe Massa (BRA/Ferrari) lap 46th
Klasemen sementara:
Pebalap
1. Jenson Button (GBR) 10.0 pts,
2. Rubens Barrichello (BRA) 8.0,
3. Lewis Hamilton (GBR) 6.0,
4. Timo Glock (GER) 5.0,
5. Fernando Alonso (ESP) 4.0,
6. Nico Rosberg (GER) 3.0,
7. Sebastien Buemi (SUI) 2.0,
8. Sebastien Bourdais (FRA) 1.0
Pabrikan:
1. Brawn GP 18.0 pts,
2. McLaren-Mercedes 6.0,
3. Toyota 5.0,
4. Renault 4.0,
5. Toro Rosso 3.0,
6. Williams-Toyota 3.0
Last edited by Sibi; 29-03-2009 at 08:32 PM.