Premier League dalam Ancaman

LONDON, SENIN - Mantan Direktur Umum BBC, Greg Dyke, mengatakan, Premier League kini dalam ancaman karena semakin dikuasai orang asing. Tidak hanya kepemilikan klub saja, tapi juga para pemainnya. Jika terus dibiarkan, suatu saat Premier League akan kehilangan pendukung di negeri sendiri.
Dyke mengatakan hal itu menanggapi dibelinya Manchester City oleh Abu Dhabi United Group (ADUG), minggu lalu. Menurutnya, semakin banyaknya pengaruh asing terhadap sepakbola Inggris akan sangat berbahaya.
Saat ini sudah ada delapan klub yang dimiliki pihak asing. Selain Man. City, juga Manchester United, Liverpool, Chelsea, Portsmouth, West Ham, Aston Villa, dan Fulham. Kabarnya, Newcatle juga sedang dalam proses penjualan ke pengusaha India.
"Saya kira, apa yang terjadi di Manchester City sangat menakutkan. Pada akhirnya, suporter akan pergi. Sasya salah satu orang yang ikut merancang Premier League. Sekarang, saya merasa ikut bersalah," kata Dyke.
"Klub sepakbola Premier League semakin banyak yang dimiliki pihak asing, pelatihnya orang asing, dan para pemainnya juga banyak yang asing," tambahnya.
Dyke yang kini menjadi ketua klub Divisi II, Brentford, mengaku sekarang lebih nyaman menyaksikan sepakbola divisi yang lebih rendah dari Premier League.
"Saya kira, kami (Brentford) jauh lebih nyata sebagai sepakbola yang biasa berlangsung di Inggris. Saya pernah masuk dewan manajemen di Manchester United dan ikut berperan dalam meraih treble winners beberapa tahun lalu. Itu hal yang membanggakan, tapi secara jujur saya lebih suka mengurusi Brentford sekarang," ujarnya.
sumber : kompas.com